"Maaf, jangan marah lagi" pesan singkat yang kuterima darimu pagi itu.
Semalam, sebelum akhirnya tertidur, aku menunggumu, menunggu pesan singkat yang datang darimu sampai saat aku tak kuat menahan rasa kantuk dan apa yang kutunggu belum datang juga, menyisakan perasaan kesal dan marah.Meski memang terkesan kekanak-kanakan, tapi aku punya alasan untuk itu. Semua karena jarak kita yang jauh yang sering orang menyebutnya LDR.
Sebenarnya aku bukan marah, lebih pada khawatir karena aku takut jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan padamu. Aku sayang kamu, itu alasan mengapa aku sering marah setiap kau tidak memberiku kabar. Aku sayang kamu, itu alasan mengapa aku sering marah saat kau pergi sekian jam tanpa pesan. Aku sayang kamu, itu alasan mengapa kekhawatiranku ini berlebihan. Aku sayang kamu, itu alasan mengapa aku menangis jika kesal padamu. Aku sayang kamu, itu alasan mengapa aku selalu bersikap dingin setiap kau melakukan hal yang tidak menyenangkan. Aku sayang kamu adalah alasan dari segala yang ku lakukan padamu.
Mungkin kamu lelah karena aku sering marah. Kamu lelah karena kita sering bertengkar. Kamu lelah karena aku selalu khawatir berlebihan. Itu karena aku sayang kamu.
Tapi sungguh aku tak pernah sengaja untuk menciptakan pertengkaran dalam hubungan kita. Mungkin aku memang terlalu sensitif untuk segala hal yang berkaitan dengan dirimu, diriku, dan kita. Sekali lagi, itu karena aku sayang kamu.
Aku sayang kamu, maka dari itu aku melakukan ini semua, tujuanku agar hubungan kita semakin baik dan tidak akan terulang kembali kesalahan yang pernah dilakukan yang membuat kita berselisih paham.
Aku sayang kamu adalah kata yang sulit digambarkan tapi bisa kutunjukkan dan kau rasakan, karena aku sayang kamu adalah sebuah alasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
sopan ya cemans :)