Ya, Ibu adalah sosok wanita yang sungguh luar biasa diciptakan Tuhan untuk kita, untuk melindungi, merawat dan membimbing kita dari sejak lahir hingga dewasa seperti sekarang ini, tentunya dengan peran Ayah yang juga hebat luar biasa perannya dalam rumah tangga.
Kemarin adalah Hari ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Menurutku hari ibu adalah hari yang sangat spesial sebagai moment yang tepat untuk menunjukkan cinta kita terhadap beliau. Meski setiap hari sebenarnya bisa kita melakukannya, tapi tak semua orang mampu untuk itu, bahkan di Hari Ibu sekalipun ada orang yang masih belum bisa menyatakan atau setidaknya menunjukkan rasa cinta mereka terhadap Ibu dan mereka pasti memiliki alasan untuk itu.
Berbagi sedikit cerita, pengalaman teman. Dia selalu mengatakan bahwa tak ingin bertemu dengan perempuan yang sering disapa sebagai Ibu dan tak jarang ia mengatakan "aku benci ibuku". Menurutku itu adalah hal yang tragis. Aku sedikitpun meski dalam hati tak pernah berkata seperti itu, terlebih dalam ucapan nyata aku tidak bisa melakukannya. Temanku tadi, karena trauma di masa kecil membuatnya "terpaksa" membenci sosok Ibu dalam hidupnya.
Aku adalah seorang yang sangat dekat dengan Ibu, aku sangat mencintainya. Aku cinta saat setiap hari Ibuku memberikan perhatiannya, saat beliau menasihatiku, ketika beliau bersusah payah memenuhi kebutuhanku, bahkan saat Ibuku marah pun aku tetap mencintainya. Keyakinanku berkata bahwa segala yang Ibu lakukan itu adalah untuk kebaikanku.
Aku mencintai seluruh anggota keluargaku, terutama Ibu. Ibu adalah segalanya untukku, Ibu adalah sahabat untukku yang setia mendengar segala keluahnku saat aku jatuh maupun aku berada diatas, Ibu pasti tetap mendorongku dari belakang. Untukku, Ibu adalah malaikat nyata yang diciptakan Tuhan dan memang untukku, untuk saudaraku dan tentu untuk Ayahku. Sungguh kecintaanku terhadap Ibu tak dapat ku deskripsikan disini, tapi percaya atau tidak perasaan cintaku padanya sangat luar biasa sampai aku harus menarik napas panjang saat aku mengingatnya.
Aku sayang Ibuku, karenanya aku sangat marah ketika ada yang berani melukai hati Ibuku. Sekalipun mereka adalah orang yang dekat dengan kehidupanku dan Ibuku, tapi aku sangat tidak rela jika mereka berani membuat hati Ibuku terluka bahkan sampai harus meneteskan air mata. Aku pasti membela Ibu bagaimanapun keadaannya dan dengan siapapun aku berhadapan.
Banyak salah yang sudah ku buat pada Ibuku, aku juga sempat pernah sekali waktu pernah melukai hatinya karena kesalah pahaman yang terjadi diantara aku dan Ibu. Tapi itu semua berakhir dengan indah saat kata maafku diterima dengan tetesan air mata yang kurasakan penuh kasih karena sentuhan tanganmu yang membelai lembut rambutku.
Di Hari Ibu kemarin, aku senang masih bisa mendengar suaramu karena kita belum bisa bertemu. Aku senang bisa mengatakan "selamat Hari Ibu, untuk wanita hebatku yang selalu ada untukku kapanpun. Aku sayang Ibu" dan semua itu sangat indah saat beliau menjawab dengan suara lembutnya "terimakasih, Ibu juga sayang kamu dan semua anak Ibu. Kalian anak-anak yang hebat". Aku meneteskan air mata haru mendengar ibuku berkata demikian. Kita semua hebat, aku dan saudaraku, Ibu dan Ayahku adalah hebat saat bersama ataupun saat terpisah, karena kasih sayang diantara kita semua menyatukan kehebatan yang kita miliki.
Ibu adalah seorang yang rela bersusah payah memperjuangkan kita hidup di ddunia ini, yang berusaha menghidupi kita saat kita masih belum dapat melakukan apa-apa, dan bersedia mempertaruhkan nyawa untuk keselamatan kita.
Percayalah, meski kau saat ini merasa "harus" membenci ibumu, tapi suatu saat kau akan kembali padanya dan berkata "aku sangat menyayangimu, Ibu".
Selamat Hari Ibu, untuk Ibuku dan semua Ibu hebat di dunia ini :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
sopan ya cemans :)